Gembong ISIS Santoso Tertembak Mati di Pondoknya Wayan Sujana?


Santoso Alias Abu Wardah Tewas

Pimpinan Kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso alias Abu Wardah, yang belakangan disebut-sebut sebagai pimpinan ISIS di Indonesia dan pernah menantang Panglima TNI dan Kapolri lewat Youtube, diperkirakan tewas dalam persitiwa baku tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di pondok kebun milik Wayan Sujana.

Bermula ketika tim gabungan yang tengah melakukan patroli rutin di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat, 15 Januari, pukul 07.45 WITA, melihat sekelompok orang mencurigakan berada di dalam pondok.

Tim gabungan yang ingin mendekati pondok tiba-tiba langsung ditembaki dari arah pondok oleh orang mencurigakan yang diduga kuat kelompok MIT. Selain ditembaki, tim gabungan juga dilempari bom pipa rakitan jenis granat.

Tim kemudian membalas dengan rentetan tembakan. Baku tembak pun terjadi hingga pukul 10.00 WITA. Tim gabungan yang saat itu terus menghujani pondok dengan tembakan juga terus dibalas oleh kelompok MIT yang terlihat berjumlah tujuh sampai delapan orang. Dalam baku tembak satu orang dari kelompok itu terkena dan langsung tewas di tempat.

Pelaku yang tewas dalam pondok yang terletak di Pegunungan Tineba, Desa Taunca, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, diduga sebagai Santoso. Berdasarkan foto jenazah pelaku yang tersebar di kalangan wartawan di Palu, terlihat sejumlah ciri-ciri yang mirip Santoso. Dari ciri-ciri wajah, jenazah pria dalam foto tersebut identik dengan Santoso. Mulai dari wajah yang tirus, janggut, rambut, gigi dan bibir serta hidung, jenazah pria dalam foto itu memiliki kesamaan dengan Santoso.

Meskipun informasi dari pihak intelijen menyebutkan bahwa jenazah itu adalah Santoso, sampai saat ini belum ada pihak berwenang yang bisa memberikan kepastian. Pihak kepolisian, katanya, masih akan mengambil sampel DNA dari pihak keluarga untuk dibandingkan dengan jenazah tersebut.

“Kami belum bisa memastikan itu. Karena proses pengambilan sample DNA masih akan dilakukan,” kata Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Idham Aziz saat dikonfirmasi di Palu, Sabtu (16/1/2016).

Jenazah tersebut saat ini katanya telah berada di kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Palu. Sebelumnya, jenazah itu dievakuasi dari TKP untuk kemudian diberangkatkan melalui jalur darat dengan sebuah mobil ke Palu.

Kapolda mengakui saat ini masih berada di Poso bersama sejumlah petinggi Polda.

“Saya sekarang di Poso untuk mengecek langsung aktivitas tim gabungan usai baku tembak,” kata Idham.

Sementara itu, pengejaran yang dilakukan oleh tim gabungan pasca baku tembak hingga hari ini masih berlangsung. Bahkan, beberapa personel telah melakukan olah TKP.

“Pengejaran dimulai dari TKP dan menyisiri beberapa titik yang telah ditetapkan. Kami menduga mereka masih berada di seputaran TKP,” kata Idham.

Your reaction?
omg omg
0
omg
haha haha
0
haha
grrr grrr
0
grrr
hiks hiks
0
hiks
wtf wtf
0
wtf
suka suka
0
suka
hmm hmm
0
hmm
ngeri ngeri
0
ngeri
huek huek
0
huek

Meski lama tinggal di luar, kecintaannya terhadap Bali tak pernah pupus. Perhatiannya diwujudkan dengan hal-hal sederhana. Menulis tentang Bali misalnya.

Gembong ISIS Santoso Tertembak Mati di Pondoknya Wayan Sujana?

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



OR



Note: Your password will be generated automatically and sent to your email address.

Forgot Your Password?

Enter your email address and we'll send you a link you can use to pick a new password.

log in

Become a part of our community!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join PopBali Community
or

Back to
log in

Choose post type

List Poll Quiz