Jadwal Ujian Nasional SMA dan SMA di Bali Mundur

Jadwal Ujian Nasional SMA dan SMK di Bali Dipastikan Mundur

Karena kendala teknis, jadwal pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk SMA, SMK, dan Paket C di Provinsi Bali dipastikan mundur. Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Gede Sujaya, pada Sabtu (13/4) malam di Denpasar.

Penundaan jadwal UN untuk SMA, SMK dan Paket C, kata Sujaya, terpaksa dilakukan karena soal UN belum lengkap diterima dari pihak percetakan.

Ghalia Indonesia Printing, Bogor, Jawa Barat, selaku rekanan yang memenangkan tender pencetakan soal UN SMA, SMK dan Paket C untuk Provinsi Bali tidak mampu menyelesaikan pencetakan soal tepat waktu. Sehingga, otomatis pendistribusian naskah soal UN juga terlambat.

Menurutnya, naskah soal UN untuk SMA, SMK dan Paket C, seharusnya sudah tiba di Bali, Jumat (12/4). Namun hingga Sabtu malam, baru sebagian soal UN SMK yang diterima oleh pihaknya. Oleh sebab itu, belum bisa disitribusikan, dan jadwal UN pun terpaksa diundur.

Sabtu (13/4) malam, Sujaya mengatakan:

“Dengan pengunduran ini, maka mata pelajaran UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang seharusnya diujikan pada hari pertama atau Senin (15/4) diundur menjadi Jumat (19/4). Mata pelajaran yang seharusnya diujikan pada hari kedua atau Selasa (16/4) digeser menjadi Senin (22/4).”

Sedangkan mata pelajaran UN yang diujikan pada hari ketiga atau Rabu (17/4), masih menurut Sujaya, akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yakni pada hari dan jam yang sama. Hal serupa juga berlaku pada mata pelajaran UN yang dijadwalkan dilaksanakan pada hari keempat atau Kamis (18/4) akan tetap dilaksanakan pada hari yang sama.

Terkait keterlambatan pendistribusian soal UN itu, Sujaya mengaku sudah menghubungi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar Notodiputro lewat telepon seluler.

Sujaya menjelaskan:

“Dari hasil koordinasi antara Balitbang Kemendikbud dengan BSNP itu, diputuskan untuk pemundurkan pelaksanaan UN. Pihak Kemendikbud juga akan mengirimkan surat edaran resmi melalui faximile.”

Sujaya mengaku tidak tahu pasti permasalahan apa yang dihadapi pihak percetakan sehingga tidak bisa menyelesaikan soal UN itu tepat waktu. Yang jelas ia menyesalkan keterlambatan yang membuat pihaknya terpaksa mengundur jadwal ujian nasional untuk SMA, SMK dan Paket C di Provinsi Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>