Lengan Robotik Tawan Hoax? Ini Kata Dosen FT Udayana Setelah Lihat Langsung


Setelah menjadi pemberitaan heboh media nasional, lengan robotik buatan I Wayan Sumardana alias Tawan—tukang las dari Desa Nyuh Tebel, Karangasem—yang oleh media disebut sebagai “Iron Man Dari Bali,” mulai mendapat perhatian serius dari kalangan ahli, terurama menyangkut aspek teknisnya.

 

Hoax?

Seorang dosen Teknik Elektro dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Rudy Dikairono ST MT, seperti dikutip oleh Tribun Bali, terang-terangan dan hanya dengan menganalisa dari jauh sudah bisa langsung menyatakan lengan robotik buatan Tawan adalah fiktif alias hoax.

“Pusat kendali (controller) dan sumber tenaga tidak ada dalam robot lengan milik warga bali yang dikenal Iron Man. Selain itu, gerakan lengan yang digerakkan terlalu sempurna itu melebihi temuan yang ada di negara-negara maju. Sehingga bisa dikatakan temuan robot pengontrol pikiran milik Wayan hanya fiktif belaka,” tulis Tribun Bali.

“Teknologinya sudah ada, tetapi yang terlihat di media massa itu pasti bukan robot yang dikendalikan dengan pikiran,” imbuhnya.

Ia menambahkan hal ini terlihat dari respon gerakan yang terlalu sempurna. Padahal sampai saat ini temuan di negara-negara maju, robot lengan yang digerakkan pikiran hanya mampu bergerak naik turun, menekuk, dan menggenggam. Di ITS sendiri, kata Rudy, riset dosen dan mahasiswa masih mengembangkan robot lengan secara terpisah dengan sensor pembaca pikiran yang dimulai sejak 2010.

Sebelum Dosen ITS, ada juga seorang pengguna FB bernama M Asad Abdurrahman yang belakangan disebut sebagai sarjana Teknik Elektro lulusan Universitas Hassanuddin yang dengan teramat percaya diri mengatakan lengan robot Tawan hoax belaka, hanya dengan cara melihat foto salahsatu rangkaian elektronik yang beredar di internet.

 

Ini Kata Dosen Dari Fakultas Teknik Universitas Udayana

Kehebohan mengenai lengan robotik buatan Tawan juga mengundang rasa penasaran akademisi Universitas Udayana. Adalah I Dewa Gede Ary Subagia ST, MT, PhD, dosen dari Fakultas Teknik Universitas Udayana yang sudah melihat langsung dan mencoba sendiri.

“Ingin mencoba langsung kegunaan dan cara kerja alatnya,” kata Ary Subagia saat ditemui Tempo di rumah Tawan, pada Jumat (22/01/2016.)

Ary Subagia mengatakan, lengan mekanis itu sejauh ini hanya mampu bekerja sesuai kebutuhan si pembuatnya, yakni I Wayan Sumardana alias Tawan, untuk membantu tangan kirinya yang lumpuh. Tawan membuat lengan mekanis untuk membantu dirinya bekerja di bengkel las. Tangan kirinya lumpuh akibat stroke.

Ketika mencoba lengan itu, Ary Subagia mengaku merasakan ada energi.

“Walaupun power saya lebih besar, belum mampu menggerakkan alat itu,” imbuhnya.

Lengan buatan tersebut, kata Subagia, memiliki peralatan perekam data untuk menyatukan energi Tawan.

“Itu menjadi penggerak motorik dari saraf untuk menggerakkan tangannya,” katanya.

Namun demikian, belum bisa sinkron dengan pengguna lain. Energi dari sensor alat penyimpan data itu belum cukup kuat. Menurut Ary Subagia, inilah yang membuat alat itu bisa bergerak hanya saat digunakan oleh Tawan.

Penjelasan Ary Subagia ini secara tak langsung telah mematahkan analisa dosen ITS yang menyebutkan bahwa pusat kendali dan sumber tenaga tidak ada dalam robot lengan buatan Tawan.

Lepas dari berbagai keraguan dan tudingan hoax yang bermunculan, netizen tetap mengapresiasi kegigihan tawan dalam mengatasi kesulitan hidup yang ia hadapi dan tentu saja kreasinya yang sudah sangat bagus mengingat lengan robotik itu terbuat dari komponen-komponen elektronik bekas dan Tawan sendiri hanya lulusan SMK.

Kegigihan dan upaya tawan yang sangat keras itu jugalah yang membuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan tawan sebagai “role model” yang baik bagi anak muda di Bali. Gubernur Pastika bersama jajaran SKPD Provinsi Bali mendatangi kediaman Tawan, di Banjar Tauman, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, pada Jumat (22/1/2016.) Pada kunjungan itu Gubernur Pastika menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 50 juta sebagai bentuk apresiasi terhadap kreatifitas Tawan. Disamping bantuan uang, Gubernur Pastika juga berjanji akan membantu pengobatan tangan kiri Tawan sampai sembuh, melengkapi peralatan bengkel yang dibutuhkan dan renovasi rumah agar lebih layak huni.

Your reaction?
omg omg
0
omg
haha haha
1
haha
grrr grrr
0
grrr
hiks hiks
1
hiks
wtf wtf
0
wtf
suka suka
0
suka
hmm hmm
0
hmm
ngeri ngeri
0
ngeri
huek huek
0
huek

Meski lama tinggal di luar, kecintaannya terhadap Bali tak pernah pupus. Perhatiannya diwujudkan dengan hal-hal sederhana. Menulis tentang Bali misalnya.

Lengan Robotik Tawan Hoax? Ini Kata Dosen FT Udayana Setelah Lihat Langsung

0

Comments 12

  1. Semoga pk tawan tetap bisa semngat melewati beratnya perjuangan hidup ini, sy orang bali salute dengn perjuangn pk tawan, semoga pk tawan sukses kedepannya.

  2. hai kepada kawan2 sebangsa indonesia sepatutnya bangga dong anak indonesia boleh menciptakan robot sendiri kenapa sih kok malah ada yang mengkeritik …. biasanya orang yang suka mengkeritik itu orang yang bodoh sok2 pintar…. semoga sukses slalu saudara TAWAN

  3. Terus semangat bli, jangan dengarkan orang2 yg dengki sama bli karena bli udah bisa menciptakan tangan robot mengalahkan dosen ITS dan lulusan teknik elektro dari Unhas yg hanya bisa kasih komentar beraroma dengki dan iri..semangat mu semangat Indonesia sesungguhnya..sukses buat Bli 🙂

  4. Begitulah pak Tawan, saya percaya bahwa itu bukan hoax, dilihat dari dosen udayana yg terjun langsung ke lapangan. Seharusnya memang harus begitu, para pakar dan akademisi seharusnya antusias dengan inovasi pak Tawan dengan melihat langsung. Bukan dengan meraba-raba dari jauh. Atau, mesti tunggu dulu orang asing yang bakal datang?. Bagi pak Tawan, kebutuhn dan desakan ekonomi lebih menakutkan, sekali lagi pak Tawan tlah berhasil mngatasi nya dengan cerdas memang kegigihannya patut diapresiasi dari pada debat kusir terkait hoax atau bukan. Kecerdasan dan kejeniusan nya alami dan otentik.

  5. Berkarya dan berkreasi terus Bli wayan.. kalaupun itu belum kategori Robotik, ya ndak papa juga.. yg penting bisa membantu kerja anda.. bisa menyambung hidup keluarga.. anggaplah kritikan atau nyinyir negatif orang lain itu sebagai motivasi menghasilkan karya yg lebih sempurna n tentunya harus bermamfaat bagi org lain. Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru..

  6. Hmmmmmm….ngomon ngalor..ngidul yang katanya hoaxx..sekarang…gk usah banyk ngomong yang bilang hoax..kalau km memang ngerasa pintar dan bisa berkarya lebih bagus dari pak tawan…km bleh..komentar..ini udh gk bisa ap2…mulutnya aja yang berkoar..koar…ayo buktiin klau km memang bisa…dasar cuma pecundang mulut aja besar tp otak d dengkulll……

  7. Dosen yg aneh… Bukannya di beri inspirasi dan dukungan buat anak2bangsa. malah dipatahin smangatnya…

    Pak tawan sy salut sm anda… Jenius…

  8. dosen nya ijasah boleh beli tuhh….malu dia kalah otaknya sama tukang loak……maklumlah indonesia broooww…..hehehehehehhe

    seharusnya dilihat aja lansung terus di uji.. kelayakan nya baru bisa bilang HOAX ato tidak. klo cuma dilihat lewat gambar aja mah anak kecil juga bisaa….. hahahahah

  9. Dalam berkomentar sebaiknya utamakan pembaca, baik untuk pihak yg dibicarakan maupun orang lain.
    Jangan sampai apa yg kau bicarakan berbalik kepadamu.
    Sebaiknya kita yg belum memiliki ilmu cukup janganlah berkomentar terutama ketika kita merendahkan satu pihak dan meninggikan pihak yg lain hanya karena adanya perbedaan pendapat.
    Bolehlah kita berbeda pendapat, karena perbedaan pendapat ada karena perbedaan sudut pandang. Tapi tetap kita harus satu jua !

  10. Ayo para ilmuwan teknik di Indonesia. Buatlah robot yang seperti dibuat tawan. cukup di mulai dari menggerakkan lengan dulu aja. Pasti banyak yang membutuhkan di luar sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



OR



Note: Your password will be generated automatically and sent to your email address.

Forgot Your Password?

Enter your email address and we'll send you a link you can use to pick a new password.

log in

Become a part of our community!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join PopBali Community
or

Back to
log in

Choose post type

List Poll Quiz