Masyarakat Bali Menolak, Ketua MPR RI: Dimanapun Reklamasi Harus Didukung


ali Tolak Reklamasi

Bersamaan dengan acara pembahasan uji publik analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) rencana reklamasi di Teluk Benoa antara pihak-pihak terkait dengan komisi penilai amdal Kementerian LHK, ribuan masyarakat Bali turun ke jalan untuk menolak rencana reklamasi tersebut.

Terhadap hal itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan mengharapkan agar masyarakat Bali tidak buru-buru menolak reklamasi Teluk Benoa.

Menurut Zulkifli reklamasi adalah sesuatu yang bagus. Ia pun mencontohkan negara-negara yang melakukan reklamasi dan memberikan dampak positif untuk negara tersebut.

“Lihat Singapura, lihat Dubai, karena reklamasi mereka jadi bagus,” ujarnya sebelum membuka Rakernas PB Jamiatul Washliyah di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Sabtu (30/1/2016)

Malah, menurutnya, dimana-mana reklamasi harus didukung, asal amdalnya sudah memenuhi syarat.

“Makanya, dimanapun reklamasi harus didukung, asalkan memenuhi persyaratan amdalnya. Jadi, reklamasi hendaknya jangan buru-buru ditolak,” paparnya.

Mengenai reklamasi Teluk Benoa telah disejutui oleh Komisi VII DPR RI. Akan tetapi mendapat penolakan dari masyarakat Bali, karena dikhawatirkan akan menghilangkan pekerjaan para nelayan di sana dan alasan lainnya.

Bertolakbelakang dengan keinginan masyarakat, DPRD Bali di sisi lainnya justru mengapresiasi rencana reklamasi yang belakangan disebut “Revitalisasi Teluk Benoa” yang dalam pembahasan uji public disebut-sebut akan menyerap 200 ribu tenaga kerja bila rencana tersebut berjalan nantinya. Sebanyak 80 persen dari kebutuhan tenaga kerja tersebut, katanya, akan diisi oleh tenaga kerja lokal yang berasal dari Bali.

“Kami ingin penyerapan tenaga kerja tersebut disertai dengan program pelatihan agar tenaga kerja Bali siap. Kami tidak ingin tenaga kerja Bali yang belum siap, tidak digunakan karena tidak disiapkan,” ungkap Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry, di sela sidang Amdal yang berlangsung terbuka di Gedung Wiswa Sabha, Kompleks Perkantoran Gubernur Bali, Jumat (29/1).

Selain soal penyerapan tenaga kerja, DPRD Bali juga menyoal soal penggunaan air bersih dalam proyek revitalisasi Teluk Benoa.

“Penggunaan air dalam revitalisasi Teluk Benoa jangan menggunakan air yang digunakan untuk irigasi,” tegas nya.

Sementara itu di luar gedung, ribuan warga Bali dari berbagai kelompok berdemonstrasi menolak reklamasi Teluk Benoa. Sambil berteriak, “Hentikan reklamasi! Batalkan Perpres 51/2014! Waspada manuver amdal abal-abal.”

Your reaction?
omg omg
0
omg
haha haha
0
haha
grrr grrr
0
grrr
hiks hiks
0
hiks
wtf wtf
0
wtf
suka suka
0
suka
hmm hmm
0
hmm
ngeri ngeri
0
ngeri
huek huek
0
huek

Meski lama tinggal di luar, kecintaannya terhadap Bali tak pernah pupus. Perhatiannya diwujudkan dengan hal-hal sederhana. Menulis tentang Bali misalnya.

Masyarakat Bali Menolak, Ketua MPR RI: Dimanapun Reklamasi Harus Didukung

0

Comments 2

  1. Masyarakat bali jangan buru” menambil keputusan menolak.. haaaaa.. eh pak kami masyarakat bali sudah hampir 4 th menentang proyek yg jelas” dr segi amdal udayana menyatakan reklamasi di teluk benoa itu tdk layak, sekarang pihak pro yg mengkaji ulang amdal… hahahaha jelas” pasti layak di katakan… wong mereka itu mendukung. Satu lagi kami sudah muak dan tidak mau di tipu utk yg ke dua kalinya.. kalau investor mau investasi silahkan pulau reklamasi serangan aja di bangun kembali, kenapa mesti buat yg baru.. ah sudahlah kami rakyat bali tdk butuh yg namanya destinasi wisata seperti dubai, singapura.. wong turis kesini bukan itu yg di cari… mereka berwisata ke bali karena seni adat kultur budaya bali yg unik, tdk bisa mereka jumpai di belahan bumi manapun…. kami rakyat bali sudah muak sekali dengan rencana busuk reklamasi ini.
    Jangan menyulut api amarah kalau tdk mau anda terbakar… kami siap puputan utk mrmbela keyakinan dan tanah air kami.
    #Tolakreklamasiberkedokrevitalisasiuruglaut.
    #Tolakamdalabalabal
    Suara rakyat adalah suara tuhan semesta alam.

  2. Kalau orang tdk punya hati nurani pasti seperti itu pernyataannya. Dia hanya berpikir utk dirinya sendiri dan golongan serta ditambah suap jadi passss!
    Saya menduga bahwa pernyataan seorang politikus senior ada keinginan utk menjadikan Pulau Bali sebagai pulau syariat dgn segala isinya.
    janganlah pulau bali ini dijadikan seperti Kerajaan Majapahit, Jakarta dan banyak lagi, yg hanya tinggal sejarah. Sekarang kami sadar dibalik konspirasi ada niat yg lebih besar untuk menghancurkan seni budaya, adat istiadat dan agama di Bali.
    Di bali tidak perlu seperti di Singapura dan tempat lainya yg sm seperti itu. Krn pariwisata bali adalah pariwisata budaya rohnya berasal agama hindu. Yang menjunjung tinggi konsep Tri Hita Karana.
    maka dari itu wahai saudara baliku semua dan umat sedharma janngan kau mabuk dgn arta kekayaan krn itu hanya titipan dan kau hanya meninggalkan jasa di pertiwi ini dan karma / perbuatanmulah yg kau pakai sebagai tiket utk bisa menuju kehidupan yg abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



OR



Note: Your password will be generated automatically and sent to your email address.

Forgot Your Password?

Enter your email address and we'll send you a link you can use to pick a new password.

log in

Become a part of our community!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join PopBali Community
or

Back to
log in

Choose post type

List Poll Quiz