Pemerintah di Kawasan Jabodetabek Perlu Belajar Sama Bali
Previous
RANDOM
KPU Bali Yakin Menang Dan Lantik Gubernur Terpilih Agustus
Next
Khas Bali

Nama Jalan Tol Benoa Nusa Dua Masih Dipertimbangkan

by Gusti PutraMay 28, 2013

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali masih mempertimbangkan mengenai nama yang akan digunakan untuk jalan tol yang menghubungkan kawasan Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua.

Gubernur Pastika, usai acara audiensi dengan tokoh pemuka Hindu di Denpasar, pada Selasa (28/5/2013), mengatakan:

“Untuk nama (jalan tol) nya kami timbang-timbang dulu, mana yang paling mungkin dan paling sesuai dengan kondisi.”

Dalam acara audiensi yang sama juga terungkap bahwa, sebelum peresmian jalan tol yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2013 oleh Presiden Yudhoyono, akan dilaksanakan Upacara atau ‘Yadnya’ (ritual).

Pemuka agama Hindu Ida Pedanda Gede Putra Bajing saat beraudiensi dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan:

“Dulu mulai membangun dimulai dengan `yadnya` (upacara ritual), maka menjelang selesai, tentunya harus dengan yadnya pula.”

Adapun ritual yang akan dilasanakan sebelum peresmian, antara lain ‘pemelaspasan’, ‘pecaruan’ dan ‘pakelem’.

Pelaksanaan ritual rencananya akan dipusatkan pada sebuah pelinggih (=bangunan pura) yang akan dibangun dan selesai sebelum peresmian. Ida Pedanda Bajing mengatakan:

“Di sana juga akan dibuatkan `pelinggih`.”

Ia menambahkan:

“Pelinggih rencananya akan ditempatkan di sisi barat jalan tol di dekat pintu masuk dari arah Bandara Ngurah Rai. Rencananya di pintu masuk dari barat menghadap ke timur.”

Menurut Ida Pedanda, pembangunan “pelinggih” dan pelaksanaan ritual itu sesuai dengan kepercayaan masyarakat Hindu di Bali. Pedande juga mengaku sudah ditemui oleh pihak PT Jasa Marga Bali Tol untuk menanyakan perlunya pembuatan pelinggih.

Gubernur Pastika mendukung penuh rencana tersebut dan meminta Kepala Biro Kesra dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali untuk membantu kelancaran pelaksanaan upacara tersebut. Katanya:

“Keberadaan pelinggih ini penting bagi kita orang Bali.”

Dengan hampir rampungnya pengerjaan JDP, Gubernur Pastika mengharapkan agar kemacetan dapat diatasi dan memungkinkan menjadi objek wisata.

Reaksi anda
Bagus Banget!
0%
Keren!
0%
Wiih!
0%
Prihatin!
0%
Menjengkelkan!
0%
Membosankan!
0%
Lucu!
0%
Bingung!
0%
Gusti Putra
Meski lama tinggal di luar, kecintaannya terhadap Bali tak pernah pupus. Perhatiannya diwujudukan dengan hal-hal sederhana. Menulis tentang Bali misalnya. Dalam banyak kesempatan mungkin begitu ngotot dalam mengadvokasi Bali, namun di kesempatan lain ia juga kerap mengkritisi dengan sentilan-sentilan halusnya. Follow Gusti Putra di:

Komentar via FB

Leave a Response

SINDIKASI & REPUBLIKASI: Hanya diijinkan bila (1) untuk non-profit (2) mencantumkan popbali.com sebagai sumber disertai link. Selain cara ini tidak diijinkan.