Cuaca: Indonesia, Soerabaja Indonesia, Soerabaja +25°C

Pop Bali

Tari Bungan Sandat Serasi Dijadikan Maskot Tabanan

Tari Bungan Sandat Serasi Dijadikan Maskot Tabanan

Tari Bungan Sandat Serasi Dijadikan Maskot Tabanan
February 15
07:57 2013

Tari “Bungan Sandat Serasi” karya musisi Bali, Anak Agung Made Cakra, dicetuskan sebagai maskot Kabupaten Tabanan dalam lomba tari dan menyanyi yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Ketut Mario, Tabanan, Kamis (14/2).

Menurut Camat Tabanan IGA Nyoman Supartiwi, sekaligus sebagai pemrakarsa acara, lomba tersebut diikuti perwakilan dua belas kelompok PKK desa yang ada di wilayah Kecamatan Tabanan.

Nantinya, menurut Supratiwi, para duta masing-masing kelompok PKK desa akan diarahkan untuk menjadi pelatih di daerah masing-masing, sehingga Tari Bungan Sandat Serasi akan benar-benar memasyarakat.

Seperti dikutip oleh Antara, Supratiwi mengatakan:

“Untuk mensosialisasikan Tari Bungan Sandat Serasi ini, kami harapkan duta masing-masing kelompok PKK mampu menjadi pelatihnya.”

Selain itu para duta masing-masing kelompok PKK desa akan diarahkan untuk menjadi pelatih di daerah masing-masing, sehingga Tari Bungan Sandat Serasi akan benar-benar memasyarakat.

“Untuk mensosialisasikan Tari Bungan Sandat Serasi ini, kami harapkan duta masing-masing kelompok PKK mampu menjadi pelatihnya.”

Lebih jauh dari sekedar sosialisasi semata, kegiatan lomba nyanyi dan tari Bungan Sandat Serasi tersebut juga dimaksudkan untuk mengantisipasi gempuran dahsyat teknologi informasi, yang dikhawatirkan membuat perempuan Bali melupakan jati dirinya dalam lebih memilih seni dan budaya. Sekaligus sebagai perwujudan dari komitmen Pemkab Tabanan untuk menggali dan mengembangkan nilai-nilai seni dan budaya daerah. (via: Antara – bali beu

Tentang Penulis

Gusti Putra

Gusti Putra

Meski lama tinggal di luar, kecintaannya terhadap Bali tak pernah pupus. Perhatiannya diwujudukan dengan hal-hal sederhana. Menulis tentang Bali misalnya. Dalam banyak kesempatan mungkin begitu ngotot dalam mengadvokasi Bali, namun di kesempatan lain ia juga kerap mengkritisi dengan sentilan-sentilan halusnya. Follow Gusti Putra di:

Artikel Terkait

Komentar Via Facebook

0 Komentar

Silahkan Berkomentar

Jadilah yang pertama berkomentar

Write a comment

Tulis Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *